Sosialisasi Security Awareness Jakarta Barat: Pengaruh Artificial Intelligence (AI) dalam Keamanan Siber

Aditya Bhatara

 


Pada tanggal 29 Februari 2024, pukul 09:00, dilaksanakan acara yang berlangsung dalam dunia keamanan siber. Sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesadaran keamanan siber di era digital, dengan fokus pada peran yang dimainkan oleh kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Sebanyak 250 peserta dari ASN Pemkot Jakbar dan masyarakat umum mengikuti Sosialisasi Security Awareness dengan tema ‘Pengaruh Artificial Intelligence dalam Cyber Security’ secara live streaming Acara ini dipandu oleh Moderator Afgan Halimi dan Dr. Charles Lim sebagai narasumber utama. Dr Charles Lim merupakan dosen di Swiss German University dan diberikan tanggung jawab sebagai

Latar Belakang: Peran AI dalam Keamanan Siber
Keamanan siber menjadi semakin penting seiring dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi. Ancaman siber dapat datang dari berbagai pihak, termasuk peretas yang bertujuan mencuri data sensitif, mengganggu layanan, atau bahkan menghancurkan infrastruktur. Dalam menghadapi ancaman ini, AI telah menjadi senjata yang sangat berharga.

Pengertian dan Penjelasan tentang Artificial Intelligence
Sebelum membahas bagaimana AI berperan dalam keamanan siber, penting untuk memahami konsep dasarnya. AI merujuk pada kemampuan komputer untuk meniru kecerdasan manusia. Hal ini dicapai melalui proses pembelajaran, di mana mesin menganalisis data, mengidentifikasi pola, dan membuat keputusan tanpa campur tangan manusia secara langsung.

Korelasi antara AI, Otak Manusia, dan Keamanan Siber
Dr. Charles Lim mengilustrasikan hubungan antara AI dan otak manusia. Seperti otak manusia yang memiliki bagian depan, tengah, dan belakang, AI juga memiliki struktur yang mirip. Bagian depan otak manusia bertanggung jawab atas pengenalan pola dan kecerdasan, mirip dengan kemampuan AI untuk mengenali pola dalam data. Bagian tengah otak manusia memungkinkan kita untuk berpikir logis dan belajar, sementara AI juga dapat melakukan proses pembelajaran. Bagian belakang otak manusia berhubungan dengan persepsi visual, yang sebanding dengan kemampuan AI dalam memproses gambar dan video.

Kaitannya dengan Keamanan Informasi dan Keamanan Siber
Ketika kita memahami fondasi AI, kita dapat melihat bagaimana hal itu terkait dengan keamanan informasi dan keamanan siber. Konsep dasar keamanan informasi adalah Confidentiality (Kerahasiaan), Integrity (Integritas), dan Availability (Ketersediaan). AI dapat digunakan untuk memperkuat ketiga aspek ini.

AI dapat digunakan untuk menganalisis pola lalu lintas data dan mendeteksi aktivitas mencurigakan yang dapat mengancam kerahasiaan informasi. Selain itu, AI juga dapat memantau dan memvalidasi integritas data, memastikan bahwa informasi tidak diubah tanpa izin. Terakhir, AI dapat meningkatkan ketersediaan layanan dengan mendeteksi dan mencegah serangan DDoS (Distributed Denial of Service) dan merespons dengan cepat terhadap gangguan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *